Dari Peran di Balik Layar Menuju Penggerak Keberlanjutan
Jun 08, 2026
Salah satu perubahan paling berarti datang dari seorang anggota komite air di desa Bilok Petung Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur.Meskipun namanya tidak tercatat sebagai pengurus utama komite air bersih di Dusunya, ia justru menjadi salah satu penggerak penting dalam pengelolaan air bersih, terutama dalam membantu aspek teknis seperti perbaikan dan pengecekan ketersediaan air sumber sampai ke pemukiman masyarakat.
Awalnya, ia hanya berperan memberikan dukungan teknis. Namun, melalui program WASH yang didukung oleh WVI (Wahana Visi Indonesia) bersama Mitra Samya, ia mulai mendapatkan wawasan yang lebih luas. Ia dilibatkan dalam penyusunan dokumen perencanaan komite air serta berbagai pertemuan terkait air bersih dan PHBS. Dari proses ini, ia mulai memahami hal-hal baru, seperti keberadaan bakteri E. coli dalam air yang dikonsumsi masyarakat. Ia bahkan sempat mengungkapkan, “E. coli itu makhluk/jenis jin apa ya sampai bisa membuat orang sakit hanya karena minum air mentah?” sebuah pertanyaan yang mencerminkan rasa ingin tahu sekaligus titik awal perubahan pemahamannya.
Perannya sebagai tokoh agama juga memperkuat kontribusinya. Melalui pelatihan WASH, ia tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi penyampai pesan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya air bersih dan perilaku hidup bersih dan sehat.
Seiring waktu, ia tumbuh menjadi sosok yang dipercaya masyarakat dalam menangani berbagai permasalahan air. Hal ini menumbuhkan rasa bangga dalam dirinya, karena merasa kontribusinya memiliki dampak nyata.
Perubahan ini menjadi penting karena menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas individu melalui pelibatan aktif dari program WVI tidak hanya memperkuat layanan air bersih, tetapi juga menumbuhkan kepemimpinan lokal yang mampu mendorong perubahan perilaku serta memastikan keberlanjutan pengelolaan air bersih secara mandiri di masa depan